Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat di Kabupaten Jember merancang kamus medis berbahasa Madura untuk membantu mengatasi hambatan komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan di wilayah timur Jember. Mayoritas penduduk di wilayah tersebut menggunakan bahasa Madura dalam kehidupan sehari-hari, namun tidak semua tenaga kesehatan menguasainya. Untuk mengatasi masalah ini, RSD Kalisat menciptakan Kamus Medis Madura agar pelayanan kesehatan tetap tepat dan akurat.
Meskipun RSD Kalisat telah memiliki fasilitas dan sumber daya medis yang cukup memadai, masalah bahasa seringkali menjadi kendala dalam proses anamnesis dan penyampaian informasi medis kepada pasien. Kamus Medis Madura ini dirancang agar tenaga kesehatan tetap dapat memahami keluhan pasien yang disampaikan dalam bahasa Madura, sehingga pelayanan yang diberikan tetap optimal.
Kamus tersebut memuat padanan istilah medis dan keluhan pasien dalam bahasa Madura seperti badan terasa tidak enak, mual, muntah, pusing, batuk darah, sesak napas, badan lemas, herpes, dan gatal. Meskipun kamus ini telah tersedia, RSD Kalisat tetap memastikan setiap shift jaga memiliki petugas yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Madura, untuk memastikan pelayanan yang berkualitas dan bermutu.
Inisiatif pembuatan Kamus Medis Madura ini berasal dari salah satu dokter umum di RSD Kalisat, dr. Akbar, dengan harapan dapat mengatasi kesenjangan dalam komunikasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas rumah sakit tersebut. Dengan adanya kamus ini, diharapkan pelayanan kesehatan di RSD Kalisat dapat semakin optimal dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.





