Program SIGAP PERPU UNAIR di SMA Negeri 1 Genteng: Cegah Kekerasan Remaja

by -118 Views

Pencegahan Kekerasan di Kalangan Remaja: UNAIR Perkuat Program SIGAP PERPU di SMA Negeri 1 Genteng Banyuwangi

Kasus kekerasan di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan dan Pendampingan Psychological First Aid (PFA) di SMA Negeri 1 Genteng, Banyuwangi.

Sosialisasi dan Pelatihan

Pada kegiatan ini, 92 peserta dari berbagai pihak, termasuk guru, staf sekolah, satgas SIGAP PERPU, dan siswa, terlibat dalam memahami berbagai bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Mereka juga belajar langkah-langkah penanganan awal bagi korban melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA).

Ketua pelaksana kegiatan, Dwi Retna Kumalaningrum, menekankan pentingnya pemahaman bahwa kekerasan, terutama yang bersifat verbal, dapat memiliki dampak psikologis yang mendalam terhadap remaja. Siswa diajak untuk tidak hanya tidak menjadi pelaku kekerasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk melindungi korban dan tidak diam ketika menyaksikan kekerasan.

Penguatan Program SIGAP PERPU

Sebagai bagian dari kegiatan ini, tim Pengmas UNAIR turut memberikan sejumlah media edukasi kepada sekolah, seperti booklet pencegahan kekerasan, banner Psychological First Aid (PFA), dan landing page yang berisi materi edukasi dan kanal pelaporan yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa. Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan di sekolah, setelah kegiatan berakhir.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, dengan banyak siswa yang aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman mengenai kekerasan yang pernah mereka alami. Hal ini mencerminkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Universitas Airlangga berharap kolaborasi dengan SMA Negeri 1 Genteng dapat terus berlanjut, dengan pendampingan, penguatan program SIGAP PERPU, serta peningkatan kapasitas guru dan siswa dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan di lingkungan sekolah. Generasi muda yang menyuarakan penolakan terhadap kekerasan dan peduli terhadap sesama diharapkan dapat lahir melalui upaya ini.

Source link