Pemkab Cilacap Berupaya Temukan Ribuan Kasus TBC Baru Hingga Akhir 2026
Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menetapkan target ambisius untuk menemukan ribuan kasus baru tuberkulosis (TBC) hingga akhir tahun 2026. Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Cilacap, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa target mereka adalah mencapai 6.261 kasus baru dalam rentang waktu tersebut.
Langkah-Langkah yang Dilakukan
Hasanuddin menyatakan bahwa Cilacap memiliki jumlah penderita TBC yang cukup signifikan, dengan lebih dari 3.000 kasus telah ditemukan hingga pertengahan tahun. Untuk mencapai target yang ditetapkan, pihaknya terus melibatkan berbagai pihak terkait seperti lintas organisasi pemerintah daerah, stakeholder, fasilitas kesehatan, dan pihak lainnya.
Selain itu, upaya percepatan penanganan dilakukan melalui skrining massal menggunakan rontgen mobile. Setiap hari, petugas radiologi bergerak sesuai jadwal untuk melakukan skrining penemuan kasus, dengan dukungan dari tim puskesmas. Edukasi kepada masyarakat, khususnya yang terdiagnosis positif TBC, juga menjadi fokus penting. Hasanuddin menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjalani pengobatan secara disiplin dan teratur.
Penanganan TBC membutuhkan kerjasama semua pihak, baik dari segi pemerintah, fasilitas kesehatan, maupun kesadaran individu untuk mengikuti proses pengobatan sampai sembuh. Dengan langkah-langkah yang terintegrasi dan komprehensif, diharapkan penanganan kasus TBC di Cilacap dapat semakin optimal dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.





