Pengajian Muhammadiyah Malang: Mendikdasmen Perbaiki Status Guru

by -84 Views

Mendikdasmen RI Janji Perbaiki Kesejahteraan Guru

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru secara bertahap. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Pengajian Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Minggu (9/8/2026).

Langkah ini diambil guna memperbaiki status dan kualifikasi para tenaga pendidik di Indonesia. Abdul Mu’ti menyatakan, “Terkait kesejahteraan guru terus kita tingkatkan, tapi tentu memang secara bertahap ya, sifatnya bertahap, dan kita terus berusaha untuk memperbaiki status dari para guru itu supaya menjadi lebih baik lagi.”

Kenaikan Tunjangan dan Program Beasiswa

Pernyataan Mendikdasmen tersebut sejalan dengan realisasi program prioritas Kemendikdasmen. Salah satunya adalah kenaikan tunjangan guru non-ASN dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan, sementara guru berstatus ASN menerima tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok. Dana tunjangan tersebut langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru setiap bulannya untuk memangkas birokrasi.

Pada tahun anggaran 2026, Kemendikdasmen juga memperluas target program beasiswa kualifikasi S-1/D-IV hingga menjangkau 150.000 guru melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kebijakan ini didukung dengan penyederhanaan sistem pelaporan e-kinerja agar para guru bisa lebih fokus pada kualitas pengajaran di kelas tanpa terbebani urusan administrasi yang rumit.

Harapan untuk Peningkatan Kompetensi Guru

Acara pengajian daerah dihadiri oleh jajaran pengurus organisasi dan Banom Muhammadiyah tingkat daerah, serta jajaran guru dari lembaga pendidikan Muhammadiyah se-Kabupaten Malang. Dalam kesempatan ini, Abdul Mu’ti berharap transformasi kebijakan pusat dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru di tingkat daerah.

Source link