**Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra di Recovery**

by -64 Views

Lebih dari 3.000 pelari ditargetkan mengikuti Soekarno Run Banyuwangi pada 20 September 2026. Dengan hadiah mencapai Rp1 miliar dan peserta yang telah tercatat berasal dari 26 provinsi, panitia menyiapkan layanan kesehatan serta pemulihan di sekitar lintasan, termasuk sport massage yang melibatkan penyandang disabilitas netra.

Layanan pemulihan akan tersedia di sekitar Pendopo Sabha Swagata Blambangan, lokasi yang menjadi titik start sekaligus finish perlombaan. Fasilitas tersebut ditujukan bagi peserta yang mengalami kelelahan, ketegangan, kekakuan, atau keluhan otot setelah menyelesaikan lomba.

Kolaborasi dalam layanan pemulihan

Dalam pelaksanaannya, penyandang disabilitas netra akan bekerja bersama fisioterapis dan mahasiswa sport massage dari sebuah perguruan tinggi negeri. Kemampuan mereka dalam bidang pijat, khususnya pijat tradisional, akan dipadukan dengan keahlian tenaga lain dalam tim pemulihan.

Panitia Penyelenggara Soekarno Run Banyuwangi, Indra Agus, mengatakan petugas akan membantu pelari berdasarkan keluhan yang dirasakan setelah perlombaan. Teknik pemijatan juga disesuaikan dengan kondisi peserta dan diarahkan pada bagian tubuh yang banyak bekerja saat berlari.

“Teman-teman disabilitas netra bersama fisioterapis lainnya akan membantu para peserta yang mengalami masalah, terutama masalah pada kaki setelah race,” kata Indra, Sabtu malam (12/9/2026).

Menurut dia, pelibatan penyandang disabilitas netra bukan hanya untuk melengkapi layanan bagi peserta. Langkah itu merupakan bagian dari konsep inklusivitas penyelenggaraan, dengan membuka kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan terlibat langsung dalam ajang olahraga.

“Dengan melibatkan disabilitas netra dalam layanan sport massage, Soekarno Run Banyuwangi menjadi ruang kompetisi olahraga sekaligus wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi, menunjukkan kompetensi, sekaligus mengambil bagian dalam penyelenggaraan event olahraga berskala nasional,” ujar Indra.

Sport massage tidak menggantikan penanganan medis

Panitia menegaskan layanan sport massage hanya berfungsi membantu pemulihan setelah berlari, bukan menangani cedera yang memerlukan pemeriksaan medis. Peserta dengan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk kepada tim medis yang telah disiagakan.

“Layanan tersebut bukan ditujukan untuk menggantikan penanganan medis ketika pelari mengalami cedera. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, peserta akan diarahkan kepada tim medis yang telah disiapkan panitia,” kata Indra.

Aspek keselamatan menjadi perhatian penyelenggara karena nilai hadiah yang besar diperkirakan mendorong peserta berlari secara maksimal. Selain menyediakan tim pemulihan, panitia menggandeng sejumlah rumah sakit untuk memperkuat dukungan kesehatan selama kegiatan.

Beberapa ambulans akan ditempatkan di sejumlah titik. Penyelenggara juga menyiapkan unit mini hospital berupa ambulans dengan fasilitas medis yang dinilai memadai untuk mengantisipasi kebutuhan peserta sepanjang perlombaan.

Kategori dari 1K hingga half marathon

Soekarno Run Banyuwangi mempertandingkan sejumlah kategori dengan jarak mulai 1K hingga Half Marathon 21K. Nomor yang tersedia meliputi Half Marathon 21K umum, 10K master dan umum, serta 5K umum dan pelajar.

Panitia juga membuka kategori 3K untuk peserta umum dan pelajar, sedangkan nomor 1K dikhususkan bagi pelajar. Pada setiap kategori, peserta akan dibagi ke dalam kelompok putra dan putri.

Source link