Optimalkan Produksi Padi di Banyuwangi dengan Dukungan Program Presiden Prabowo

by -50 Views

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, bersama dengan PT Pupuk Kaltim, telah berhasil meningkatkan hasil panen padi hingga 8 ton per hektare dari sebelumnya 6-7 ton per hektare. Hal ini merupakan bagian dari dukungan yang diberikan kepada program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, turut serta dalam panen Demplot padi di Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Program Agrosolution yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Dengan adanya kolaborasi ini, Banyuwangi diharapkan akan turut serta dalam mencapai swasembada pangan nasional. Diperkirakan pada tahun 2025, luas tanam padi di Banyuwangi akan mencapai 121.319 hektare dengan total produksi gabah kering panen sebesar 806.164 ton. Selain itu, hasil panen petani juga telah diserap oleh Bulog Banyuwangi sebanyak 52.162 ton beras, yang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang menaikkan harga gabah kering panen dan ketersediaan pupuk bersubsidi.

Program Agrosolution, yang merupakan upaya Pupuk Kaltim untuk meningkatkan produktivitas pertanian petani, juga turut serta dalam mendukung keberhasilan swasembada pangan. Berbagai program seperti demplot padi dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Kalibaru, Genteng, dan Blimbingsari. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan Pupuk Kaltim diharapkan dapat membantu mencapai tujuan swasembada pangan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Source link