Pada Sabtu (24/1) dini hari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilanda angin kencang yang menyebabkan kerusakan di beberapa wilayah. Akibatnya, tujuh orang terluka, satu rumah rusak berat, dan kegiatan warga lumpuh karena pohon tumbang yang merusak jalan dan listrik. Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan bahwa angin kencang terjadi tiba-tiba sekitar pukul 04.30 WIB dan mempengaruhi lima kecamatan dan tujuh desa. Data BPBD Jember mencatat tujuh korban luka, satu rumah rusak berat, satu sedang, dan empat rumah rusak ringan, ditambah dengan kerusakan fasilitas umum dan jalan karena pohon tumbang.
Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, merupakan salah satu wilayah yang terdampak, dimana enam warga terluka ringan dan satu tiang PLN roboh. Di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, satu rumah rusak berat disertai satu korban luka. Desa Karangsemanding dan Desa Tutul, Kecamatan Balung, juga mengalami kerusakan akibat pohon tumbang. Pada Sabtu sore, BPBD Jember berhasil mengendalikan situasi dengan evakuasi pohon tumbang dan distribusi bantuan logistik.
Terkait dengan asesmen lanjutan, BPBD Jember masih melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghitung kerugian dan menangani pohon rawan tumbang. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Dalam penanganan bencana, BPBD Jember bekerja sama dengan berbagai instansi dan relawan untuk memastikan situasi tetap aman. Selama penanganan bencana berlangsung, kerjasama terus dilakukan untuk memastikan keadekuatan dalam menangani bencana.





