M. Shadiq Pasadigoe Serap Aspirasi Guru di SDN 42 Padang
Pada Rabu (5/8/2026), anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, M. Shadiq Pasadigoe, melakukan kunjungan ke SD Negeri 42 Kota Padang. Kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi, berdialog, serta menyerap langsung aspirasi para guru dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Meskipun saat ini Shadiq bertugas di Komisi XIII DPR RI yang tidak membidangi sektor pendidikan secara langsung, ia tetap menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi salah satu fokus utama perjuangannya.
Menurut Shadiq, pendidikan merupakan investasi terbaik untuk masa depan bangsa. Meskipun tidak berada di komisi yang membidangi pendidikan, ia berkomitmen untuk terus berjuang agar semakin banyak anak-anak dapat melanjutkan sekolah dan meraih cita-citanya. Dalam kesempatan tersebut, Shadiq juga membagikan pengalamannya dalam memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat, seperti program beasiswa dan dukungan pribadi sesuai dengan kemampuannya.
Pesan Semangat dan Dorongan untuk Para Pelajar
Di hadapan para siswa, Shadiq memberikan pesan semangat agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh, menjauhi perundungan, tidak bermalas-malasan, serta bijak dalam menggunakan teknologi agar tidak mengganggu proses belajar. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk meraih kesuksesan terbuka bagi semua anak, tanpa terkecuali. Faktor utama yang menentukan masa depan seseorang adalah semangat belajar, disiplin, kerja keras, dan doa.
Selain itu, mengingat Kota Padang sedang menghadapi musibah banjir, Shadiq juga mengajak seluruh warga sekolah untuk tetap semangat, saling membantu, dan menggunakan pendidikan sebagai bekal kuat untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Di akhir kunjungan, Shadiq menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tenaga pendidik SD Negeri 42 Kota Padang atas pengabdian dan dedikasi mereka dalam mendidik generasi masa depan. Ia berharap bahwa pengabdian para guru dapat menjadi amal jariyah dan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah.





