Jembatan Garuda Gembongdadi Tegal: Akses Warga Dipercepat

by -77 Views

Kesulitan mobilitas warga Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal kini terselesaikan dengan hadirnya Jembatan Gantung Garuda yang baru saja selesai dibangun. Jembatan ini meresmikan kehadirannya secara serentak di seluruh Indonesia pada Kamis (13/8/26) lalu, dengan langsung diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui siaran zoom live.

Gotong Royong TNI dan Warga

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Gembongdadi merupakan hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Darat dengan masyarakat setempat. Komandan Kodim 0712/Tegal, Letkol Inf. Rachmat, menekankan pentingnya kerjasama ini untuk kepentingan bersama. Rachmat berharap bahwa jembatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga setempat dan memperkuat ekonomi lokal sekaligus.

Spesifikasi dan Anggaran

Jembatan Gantung Garuda memiliki bentang sepanjang 130 meter dengan lebar 1,2 meter. Dibangun dengan anggaran sebesar Rp 580 juta dan waktu pengerjaan selama 1 bulan oleh Prajurit TNI AD bersama warga Desa Gembongdadi. Rachmat menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan mandat langsung dari Presiden kepada TNI dan Polri untuk membangun sarana infrastruktur di berbagai daerah.

Buka Akses Baru Gembongdadi-Karangmulya

Dengan selesainya Jembatan Gantung Garuda, akses langsung ke Desa Karangmulya kini sudah terbuka untuk warga. Sebelumnya, warga harus memutar melalui jalur selatan yang bukanlah aset milik desa. Kepala Desa Gembongdadi, Karyoto, menyampaikan apresiasi atas penyelesaian jembatan ini dan menjelaskan bahwa inisiatif untuk membangun jembatan ini berawal dari kebutuhan akan akses langsung antar desa.

Dengan beroperasinya Jembatan Gantung Garuda, diharapkan akses baru ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan interaksi sosial antar desa di Suradadi. Inisiatif kolaboratif antara TNI dan warga Desa Gembongdadi menjadi contoh nyata dalam memajukan aksesibilitas dan konektivitas wilayah pedesaan.

Source link