Pawai Lampion Blambangan, Memperkaya Kekayaan Budaya Banyuwangi

by -73 Views



Ribuan Pelajar Hiasi Malam Banyuwangi dengan Lampion Budaya

Ribuan Pelajar Hiasi Malam Banyuwangi dengan Lampion Budaya

Pada Kamis pagi, setelah Karnaval Kemerdekaan menampilkan pesona budaya Nusantara, Banyuwangi menghadirkan ratusan lampion berbagai bentuk dan warna untuk menghiasi malam Kota Banyuwangi. Lampion-lampion ini memiliki tema keragaman budaya Banyuwangi dan dibawa oleh ribuan peserta dari gugus pramuka mulai dari tingkat SD hingga SMA se-Banyuwangi.

Pawai Lampion dan Maknanya

Pawai Lampion ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 serta menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81. Festival Lampion ini juga dikolaborasikan dengan Peringatan Hari Indonesia Menabung yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember. Berbagai kearifan lokal Banyuwangi ditampilkan melalui lampion-lampion tersebut, mulai dari wayang, Barong Osing, hingga penari Gandrung, serta berbagai pertunjukan seni tradisional lainnya.

Harapan Masyarakat dan Pemerintah

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa konsep pawai lampion tahun ini mencakup kekayaan budaya Banyuwangi serta edukasi literasi keuangan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya menabung dapat ditingkatkan. Hal ini dilakukan melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang diinisiasi oleh OJK Jember.

Ipuk menekankan pentingnya kebiasaan menabung dalam membentuk keluarga yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk cerdas dalam mengelola keuangan, terutama dalam era perkembangan layanan keuangan digital.

Inovasi dalam Peningkatan Literasi Keuangan

Kepala OJK Jember, Aris Budiman, memuji semangat para pelajar yang berpartisipasi dalam festival lampion tersebut. Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Puncak Hari Indonesia Menabung di wilayah Sekarkijang karena menjadi contoh dalam mempercepat akses keuangan daerah. Program Satu Rekening Satu Pelajar terus didorong untuk meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat melalui kerjasama lintas sektor.

Lampion bukan hanya menjadi simbol cahaya pada malam itu, namun juga harapan untuk masa depan yang lebih terang, sebagaimana kebiasaan menabung yang diinginkan dapat tertanam dalam setiap anak-anak. Dengan demikian, festival lampion tidak hanya meriah secara visual, tetapi juga memberikan nilai edukasi yang berkesan bagi masyarakat Banyuwangi.

Source link