Mitra Baru BMW untuk Baterai Solid-State: Mimpi Tingkatkan

by -41 Views

Sejumlah produsen mobil dan perusahaan baterai telah berkembang pesat dalam menjual harapan dan impian terkait dengan baterai solid-state. Tidak lagi seputar apakah teknologi canggih ini akan tersedia, namun lebih kepada kapan teknologi ini akan hadir. Produsen mobil BMW, setelah sukses melakukan pengujian menggunakan prototipe BMW i7 dengan baterai all-solid-state (ASSB) dari Solid Power, kini bermitra dengan Samsung SDI dari Korea untuk mengembangkan sel-sel solid-state. Dalam kemitraan tersebut, Samsung SDI akan membantu BMW dan Solid Power dalam pengembangan dan validasi sel tersebut. Solid Power akan menyediakan elektrolit padat berbasis sulfida sementara Samsung SDI akan mengintegrasikannya ke dalam sel baterai.

Baterai solid-state menggunakan elektrolit padat daripada elektrolit cair yang digunakan pada sel lithium-ion konvensional. Keuntungan potensialnya termasuk kepadatan energi yang lebih tinggi, waktu pengisian yang lebih cepat, masa pakai yang lebih lama, dan risiko kebakaran yang lebih rendah. Samsung SDI sebagai salah satu produsen teratas di dunia berada di posisi kedelapan dalam hal penggunaan baterai. Keahlian mereka dalam manufaktur baterai lithium-ion dapat menjadi nilai tambah bagi BMW dan Solid Power.

Meskipun demikian, tantangan terbesar dalam menghadirkan teknologi solid-state ke pasar adalah masalah skala dan produksi. Namun, BMW yakin bahwa ini hanya masalah waktu sebelum teknologi tersebut siap untuk dikomersialkan. Berbagai produsen mobil seperti Mercedes-Benz, Stellantis, Volkswagen, BYD, CATL, dan WeLion New Energy juga sedang aktif mengembangkan teknologi baterai solid-state mereka sendiri.

Dengan begitu banyak pengembangan yang sedang berlangsung di industri ini, dapat dipastikan bahwa baterai solid-state akan menjadi bagian integral dari masa depan kendaraan bermotor.

Source link